Rayakan HUT ke 90, Ini yang Dilakukan Pater Bollen

Pater Heinrich Bollen, SVD, pastor yang berkarya di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi NTT semenjak tahun 1960, pada Selasa (2/7) malam rayakan ulang tahun kelahiran yang ke-90 di Sea World Klub, Pantai Waiara, Maumere.

Pater Heinrich Bollen atau yang diketahui dengan Pater Bolen ialah misionaris SVD asal Jerman yang terkenal di Sikka sebab karya monumentalnya dalam membuat kehidupan sosial ekonomi warga Sikka.

Pada perayaan ulang tahun ke – 90, Pater Heinrich Bolen yang dikenal juga dengan julukan Pastor Tani serta Pastor Pariwisata ini mengeluarkan buku biografi berjudul Bercampur di Tanah Flores yang dicatat oleh penulis Hsu Monica.

Baca Juga : contoh biografi

Pantuan media ini, perayaan ulang tahun yang dipusatkan di pesisir Pantai Waiara berjalan dengan penuh kesemarakan. Beberapa tamu undangan yang ada dihibur dengan bermacam lagu dari musik kampung ciri khas Sikka. Beberapa tamu undangan yang ada disuguhi siaran video jejak langkah serta karya kemanusian Pater Bolen semenjak tahun 1960 di Bumi Nyiur Melambai-lambai, Kabupaten Sikka.

Sebelum makan malam bersama dengan, diselenggarakan pemotongan tumpeng ulang tahun oleh Pater Heinrich Bollen SVD yang selanjutnya diserahkan kepada satu diantara anak asuh Pater Bolen, Rafael Raga, Sesepuh Kabupaten Sikka, Daniel Wodapale serta Dandim Sikka, Letkol. Inf. Sugeng Prihatin.

Pater Heinrich Bollen, SVD menghadiahkan buku biografi “Bercampur di Tanah F;ores” pada satu-satu tamu undangan yang hadiri perayaan HUT ke 90 pada Selasa (2/7) malam. Photo oleh: Mario WP Sina,florespedia/kumparan.com
Di kesempatan itu, Sesepuh Kabupaten Sikka, Daniel Wodapale, memberi testimoninya mengenai Pater Heinrich Bollen. Disebutkan Daniel Wodapale, dia kenal Pater Bolen, waktu beliau jadi pastor paroki di Watublapi serta waktu itu, Kabupaten Sikka di pimpin Bupati Lorens Say yang mana memiliki program disebutkan Tri Program. Program yang pertama ialah penghijauan.

Pada program penghijauan ini, Pater Bolen lah sebagai contoh dari semua pekerjaan penghijauan yang diawali dari Watublapi. Program penghijauan yang didukung 100 % oleh Pater Bolen selanjutnya berjalan dimana – mana.

Simak Juga : teks biografi

“Kebun – kebun kita yang di lereng gunung saat ini telah aman, tidak berlangsung longsor serta kekeringan. Semua jadi hijau sebab dirintis oleh Pater Bolen,”ungkap Daniel Wodapale.

Sambungnya, waktu dianya jadi Bupati Sikka, dia meneruskan program penghijauan serta terus didukung dengan penuh oleh Pater Bolen. Dia menjelaskan, Pater Bolen bukan hanya urus penghijauan dengan lamtoronisasi, dan juga memerhatikan anak – anak yang miskin serta sakit di Kabupaten Sikka.

Di kesempatan itu, Daniel Wodapale menjelaskan layanan yang sudah dibikin oleh Pater Bolen, rakyat Kabupaten Sikka akan kembali kenang tetap.

“Mudah – mudahan pada ulang tahun ke -100 kita ada . Tidak kebanyakan orang di dunia ini mendapatkan bonus sampai selesai 90 tahun. Kita doakan Pater Bolen masih di Maumere. Pater lain dari Eropa umumnya telah pensiun pulang kampung, ia tidak pulang. Ini mengagumkan. Ia telah benar – benar ingin hidup serta mati bersama dengan kita di Maumere ini,”ungkap Daniel Wodapale.

Kesaksian mengenai Pater Bolen diberi oleh Relawan Kemanusiaan asal Belgia, Maria Jeanne Colson Emma Anton atau yang diketahui dengan panggilan Mama Belgi.

Mama Belgi menceritakan, dianya merasakan mengucapkan terima kasih pada Pater Bolen sebab diterima untuk sama –sama jalankan karya kemanusiaan di Sikka.

“ Pater Bolen ialah orang yang baik hati. Royal untuk memberikan serta menolong. Ia orang keras serta jika punyai tekad akan suatu, tidak mundur,”ungkap Mama Belgi.

Mama Belgi mengemukakan harapannya Pater Bolen dapat sampai selesai 100 tahun serta masih dapat menolong, masih dapat bergerak serta memberikan motivasi pada pastor – pastor baru khususnya pastor –pastor Indonesia supaya mereka punyai hati sama dengan Pater Bolen.

Kesaksian mengenai Pater Bolen diceritakan oleh 2 orang anak didik Pater Bolen yaitu Politikus Sikka, Rafael Raga serta Direktur Sea World Klub Maumere, Martinus Wodon. Kedua-duanya memberikan kesaksian begitu besarnya layanan Pater Bolen hingga mereka dapat bersekolah serta jadi orang sukses seperti saat ini.

Penulis buku biografi Pater Heinrich Bollen, Hsu Monica menyerahkan buku biografi yang ditulisnya pada Pater Bolen dilihat oleh Mama Belgi serta Direktur Sea World Klub, Martinus Wodon. Photo oleh: Mario WP Sina,florespedia/kumparan.com
Di kesempatan itu, semua tamu undangan yang ada sebelum pulang, memperoleh hadiah berbentuk 1 buah buku biografi Pater Heinrich Bolen, SVD yang berjudul Bercampur di Tanah Flores. Hadiah buku diberikan langsung oleh Pater Bolen.

Direktur Sea World Klub Maumere, Martinus Wodon di kesempatan itu menjelaskan perayaan HUT ke 90 Pater Bolen dirayakan dengan spesial dengan peluncuran buku biografi Pater Bolen yang berjudul Bercampur di Tanah Flores, Sembilan Puluh Tahun P. Heinrich Bollen, SVD Melalui Pematang Kehidupan.

Perayaan HUT ke 90 didatangi oleh beberapa puluh tamu undangan dari perwakilan Forkompinda Sikka, anak didik Pater Bolen, beberapa pastor serta suster dan teman dekat serta kenalan Pater Bolen. Tidak hanya berisi peluncuran buku biografi, akan diselenggarakan misa syukuran HUT ke 90 Pater Bolen serta panggung hiburan musik serta tarian Sikka.

Dia memberikan tambahan, buku biografi Pater Bolen dicatat oleh penulis Hsu Monica yang beberapa didalamnya diambil dari Memoar Pater Bolen, catatan – catatan dari beberapa sumber, dan hasil interviu dengan beberapa imam, karyawan, serta umat yang tahu persis kehidupan Pater Bolen sepanjang 51 tahun berkarya di Maumere serta 9 tahun berkarya di Jakarta. Dan ringkasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s